BNPB V-1012 / Agustus 2018
Siapkan Diri untuk Gunung Berapi
Letusan gunung berapi dapat melepaskan asam, gas, batuan, dan abu ke udara. Lava dan puing dapat mengalir hingga 100 mph (160 km/jam), menghancurkan segalanya di jalurnya.
Gunung berapi adalah bukaan pada kerak Bumi yang memungkinkan batuan cair, gas, dan puing keluar ke permukaan.
- Alaska, Hawaii, California, dan Oregon memiliki gunung berapi paling aktif, tetapi negara bagian dan teritori lain juga memilikinya.
- Abu vulkanik dapat menempuh ratusan mil dan menyebabkan masalah kesehatan serius.
- Dapat mengontaminasi suplai air, merusak mesin, dan mengurangi jarak pandang.
- Dapat menciptakan kabut asap dan gas berbahaya yang mengancam area rendah, menyulitkan bernapas, serta mengiritasi kulit, mata, hidung, dan tenggorokan.
Jika Anda Mendapat Peringatan Gunung Berapi
- Perhatikan informasi dan peringatan darurat.
- Hindari area di hilir letusan.
- Ikuti perintah evakuasi atau berlindung. Jika disarankan, evakuasi lebih awal.
- Lindungi diri dari abu yang jatuh.
- Jangan mengemudi saat hujan abu lebat.
Cara Tetap Aman Saat Ancaman Gunung Berapi
Persiapkan SEKARANG
- Ketahui risiko letusan gunung berapi di area Anda. Tanyakan manajemen darurat setempat tentang rencana evakuasi dan penampungan serta perlindungan potensial dari abu.
- Pelajari sistem peringatan komunitas. Layanan Notifikasi Gunung Berapi (VNS) adalah layanan gratis yang mengirim notifikasi tentang aktivitas vulkanik. Daftar di volcanoes.pvmbg.esdm.go.id/vns2.
- Kumpulkan perlengkapan yang dibutuhkan apabila harus evakuasi segera atau jika layanan terputus. Perhatikan kebutuhan spesifik setiap orang, termasuk obat-obatan. Jangan lupa kebutuhan hewan peliharaan.
- Konsultasikan dokter jika Anda memiliki gangguan pernapasan.
- Miliki rencana berlindung di tempat (shelter in place) jika risiko terbesar Anda berasal dari abu.
- Simpan dokumen penting di tempat aman. Buat salinan digital yang dilindungi kata sandi.
- Ketahui apa yang dicakup polis asuransi pemilik rumah Anda saat gunung berapi meletus.
Selamatkan Diri Saat Terjadi
- Perhatikan peringatan. VNS memberikan informasi terbaru tentang letusan.
- Ikuti perintah evakuasi dari otoritas setempat. Evakuasi lebih awal. Hindari area di arah angin dan lembah sungai di hilir gunung berapi. Puing dan abu akan terbawa angin dan gravitasi.
- Ambil perlindungan sementara dari abu vulkanik di tempat Anda jika memiliki cukup perlengkapan. Tutup bukaan ventilasi dan segel pintu serta jendela.
- Jika di luar ruangan, lindungi diri dari abu yang jatuh yang dapat mengiritasi kulit dan melukai saluran napas, mata, serta luka terbuka.
- Berlatihlah rencana komunikasi dan evakuasi dengan seluruh anggota keluarga.
Tetap Aman SETELAH
- Perhatikan otoritas untuk mengetahui apakah sudah aman untuk kembali.
- Kirim pesan teks atau gunakan media sosial untuk menghubungi keluarga dan teman. Sistem telepon sering sibuk setelah bencana. Hanya lakukan panggilan darurat.
- Hindari mengemudi saat hujan abu lebat. Mengemudi akan mengaduk abu vulkanik yang dapat menyumbat mesin dan mematikan kendaraan.
- Jika Anda memiliki masalah pernapasan, hindari kontak dengan abu. Tetap di dalam ruangan sampai otoritas mengatakan aman ke luar.
- Jangan naik ke atap untuk membersihkan abu kecuali ada panduan atau pelatihan. Jika harus membersihkan abu, berhati-hatilah karena abu membuat permukaan licin. Hati-hati jangan menambah beban pada atap yang kelebihan muatan.
Ambil Peran Aktif dalam Keselamatan Anda
Kunjungi BNPB/volcanoes. Unduh aplikasi BNPB untuk informasi lebih lanjut tentang persiapan menghadapi gunung berapi. Untuk sumber daya tambahan, kunjungi Program Bahaya Gunung Berapi PVMBG di volcanoes.pvmbg.esdm.go.id.